Jadwal transportasi DAMRI dari dan ke Bandara Adi Sucipto

Posted by ShoZu

[Tulisan ini juga dimuat di buku Media Rakyat: Mengorganisasi Diri Melalui Informasi, terbitan COMBINE Resource Institution, 2006]

Tahun 1998 merupakan tonggak sejarah perubahan politik di Indonesia. Gelombang pembaruan menolak segala bentuk pembelengguan pemerintah atas rakyat tak terbendung, terwakili dengan satu kata : reformasi. Denyut gelombang perubahan itu cukup menggoncang karena berpusat di jantung Indonesia, Jakarta.

Hiruk pikuk reformasi yang terjadi di Jakarta ternyata tak membawa perubahan politik sedikitpun di Desa Timbulharjo. Desa yang terletak tujuh kilometer arah selatan Kota Yogyakarta itu tetap saja seperti Indonesia mini pada era sebelum 1998 : birokrasinya korup, kelas menengahnya tidak peduli (apatis), dan masyarakat akar rumputnya takut. Keadaan ini membuat sekelompok anak muda di Desa Timbulharjo gelisah. more »

[Tulisan ini dipresentasikan dalam diskusi “Peran Radio Komunitas dalam Pemilu 2008”, 1 Juli 2008, kerjasama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) DIY, Jaringan Radio Komunitas Yogyakarta (JRKY), Program Studi Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)]

 

Hidup adalah beriklan!!

Kalimat plesetan ini muncul sebagai sebuah judul artikel di sebuah edisi Majalah Tempo bulan Mei 2008. Tulisan tersebut mengulas maraknya iklan TV dan koran nasional yang dibintangi beberapa elit politik. Iklan yang menghabiskan dana milyaran rupiah itu tampaknya disiapkan untuk menghadapi Pemilu 2009. Ya, menjelang Pemilu biasanya para politisi akan memanfaatkan media untuk mendongkrak popularitas mereka. Teori bahwa informasi adalah kekuatan diyakini dan dimanfaatkan betul oleh para elit politik. Lantas di mana posisi radio komunitas? more »